INFO

Terbaru
Seputar K3

08
Mar
2019

5 Tips Safety First Mengurangi Kecelakaan Kerja

by pjk3safetyglobal | no comments | Artikel Blog K3, PJK3 Lampung

Safety First! Ini 5 Tips Untuk Mengurangi Kecelakaan Kerja!

Indonesia merupakan negara dengan industri yang cukup berkembang pesat di berbagai macam bidang. Tapi ternyata angka kecelakaan kerja di  Indonesia cukup tinggi. Data yang didapatkan dari BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa setiap jamnya ada 12 kasus kecelakaan kerja yang terjadi di Indonesia baik dalam skala yang ringan hingga yang menyebabkan kematian. Angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja juga cukup tinggi di mana tahun 2017 tercatat sebagai tahun dengan jumlah korban yang paling banyak yaitu sebanyak 3.000 jiwa. Tingginya angka kecelakaan kerja ini tentunya bisa jadi tolak ukur bagi perusahaan untuk meningkatkan standar keamanan dan keselamatan di lingkungan kerja. Berikut adalah rekomendasi dari PJK3 Lampung untuk mengurangi kecelakaan kerja apapun jenis industri yang jadi bidang usaha perusahaan Anda.

Kerja dengan sikap yang teliti dan waspada

Inilah pentingnya bagi para karyawan untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan dijaga agar tidak ada yang terlalu banyak bekerja sehingga mengurangi tingkat keawasan diri. Karyawan yang memiliki tingkat kewaspadaan dan keawasan yang rendah beresiko tidak bisa berpikir dan bertindak secara cepat ketika terjadi insiden yang membahayakan dirinya dan orang lain. Ketidakwaspadaan juga dapat beresiko menjadikan karyawan mudah bertindak ceroboh dan melakukan kesalahan karena tubuh yang kelelahan atau kantuk karena kurang tidur. Oleh karena itu menjaga kondisi tubuh tetap fit dan layak untuk bekerja merupakan tanggung jawab perusahaan dan juga karyawan.

Efisien tapi jangan buru-buru

Karyawan biasanya memang diberikan target harian untuk memenuhi kuota yang ditentukan oleh perusahaan. Apalagi jika perusahaan bergerak di bidang manufaktur di mana para pekerja pabrik dituntut untuk bisa bergerak dengan cepat untuk meningkatkan hasil produksi. Tetapi perusahaan juga harus memahami bahwa dengan makin cepat orang bekerja maka makin tinggi kecelakaan kerja yang bisa terjadi. Dalam menentukan target sebaiknya perhitungkan waktu ideal yang dibutuhkan oleh pekerja dalam menyelesaikan pekerja. Menentukan target dengan jumlah yang tinggi tanpa memperhatikan keselamatan pekerja tentunya juga akan merugikan perusahaan nantinya

Kenakan atribut keamanan yang distandarkan

Banyak perusahaan yang mewajibkan karyawannya untuk mengenakan seragam, tapi biasanya hanya industri manufaktur saja yang memiliki standar atribut pakaian keamanan yang lebih khusus untuk dikenakan karyawan. Pekerja pabrik dan konstruksi memang memiliki resiko yang lebih besar mengalami kecelakaan kerja oleh karena itu diperlukan atribut atau pakaian khusus untuk menjaga keselamatan dan keamanan kerja.

Kami dari PJK3 Lampung menyarankan agar perusahaan menetapkan standar atribut yang harus dikenakan. Mulai dari seragam harian hingga perlengkapan keselamatan misalnya pelindung mata, pelindung kepala, penutup rambut, sarung tangan, masker, sepatu keamanan, dan sebagainya.

Manajemen keselamatan yang ketat

Kadang ketika orang sudah merasa ahli dalam bidang tertentu maka sedikit demi sedikit ia mulai menanggalkan atribut keamanannya. Menurutnya pengalaman bekerja di bidang yang sama selama bertahun-tahun membuatnya jadi orang yang tidak membutuhkan atribut keamanan terutama untuk pekerjaan yang “mudah” dan “ringan”. Inilah salah satu pentingnya punya manajemen keselamatan yang ketat dan disiplin agar tidak ada satu personel pun yang tidak mengenakan atribut keamanan, bahkan mereka yang sudah berpengalaman dan veteran sekalipun.

Pahami prosedur tanggap darurat

Setiap personel atau karyawan harus memiliki pemahaman yang baik mengenai kondisi tanggap darurat. Perusahaan pun harus menyediakan fasilitas sesuai dengan kode standar yang berlaku misalnya jalur evakuasi, adanya tangga darurat pada bangunan bertingkat, tersedianya alat pemadam kebakaran dan juga alat pemecah kaca pada titik-titik yang strategis, alarm pendeteksi asap/api, dan sebagainya. Perusahaan juga bisa mengadakan simulasi-simulasi untuk menguji kesiapan pekerja dalam menanggapi kondisi darurat dan untuk menemukan titik lemah prosedur tanggap darurat sehingga bisa diantisipasi. Demikian adalah tips mengurangi kecelakaan kerja dari PJK3 Lampung.

Referensi:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kontak PT Sastro Global Mandiri

Telepon: 0721 – 483766
PT SASTRO GLOBAL MANDIRI atau disingkat SGM, SGM diberikan Kewenangan dari Kementerian Tenaga Kerja RI ( KEMENAKER RI) dengan MENERBITKAN SURAT KEPUTUSAN PENUNJUKAN (SKP) bidang PEMBINAAN K3. PT SASTRO GLOBAL MANDIRI adalah Perusahaan Jasa K3 bidang PEMBINAAN ( PJK3 PEMBINAAN )

Kontak PT Rachmad Jaya Abadi

Telepon: 0721 – 483766
PT RACHMAD JAYA ABADI atau disingkat RJA, RJA diberikan Kewenangan dari Kementerian Tenaga Kerja RI ( KEMENAKER RI) dengan MENERBITKAN SURAT KEPUTUSAN PENUNJUKAN (SKP) bidang PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN PERALATAN K3 ATAU DISINGKAT RIKSA UJI PERALATAN K3. PT RACHMAD JAYA ABADI adalah Perusahaan Jasa K3 bidang Pemeriksaan dan Pengujian (PJK3 RIKSA UJI).